HIDDING FROM `Gie

Topeng Dancer BALI....short references for my simple life [...]

HIDDING FROM `Gie

Borobudur Temple...short references for my simple life [...]

HIDDING FROM `Gie

Wayang Dance...short references for my simple life [...]

HIDDING FROM `Gie

Bromo Mountain...short references for my simple life [...]

HIDDING FROM `Gie

Jakarta Town...short references for my simple life [...]

HIDDING FROM `Gie

Bali Island...short references for my simple life [...]

HIDDING FROM `Gie

Lengkuas Island...short references for my simple life [...]

Sunday, January 30, 2011

Facebook hacker stands Sarkozy down from election

Paris (AFP) - A hacker took over French President Nicolas Sarkozy`s Faceebook account and posted a fake announcement that he was abandoning plans to run for re-election, his page said Monday.

"Dear compatriots, given the exceptional circumstances our country is experiencing,  I have decided in  my spirit and conscience not to run for office again at the end of my mandate in 2012," said the spoof message.

it added a link to separate page with an invitation to "leaving drinks" for Sarkozy-- set for election day on May 6 next year at Le Fouquet's cafe on the Champ Elysees, where he celebrated winning the presidency in 2007.

The fake announcement was posted on Sunday evening, on the president's official page on the popular social networking site and contained several spelling mistakes. it was soon taken down.

"My Facebook account was hacked into this evening, perhaps to remind that no system is infallible," said a message on the page after it was reclaimed by the legitimate account holder.

Sarkozy has not yet officially said that he will run for re-election in the May 2012 polls, but he official Facebook message appeared to confirm a wide consensus that he is planning a bid.

"I have noted the writing and spelling lesson, but do not subscribe to the rather hasty conclusions of the massage" posted by the hacker it said.

By Unknown with No comments

The American

Nonton The American semalem karena suka sama bintang utamanya George Clooney, tertarik untuk nonton karena sebelumnya baca sinopsisnya ceritanya tentang seorang pembunuh bayaran yang mempunyai kemampuan merakit/membuat senjata, waktu dapet  tugas di Swedia berakhir dengan cara yang tidak menyenangkan, sampai dia harus membunuh kekasihnya sendiri. Karena sudah nggak tahan sama  pekerjaannya Jack (George Clooney) minta berhenti ke bossnya Larry (Bruce Altman).

Larry (Bruce Altman). si Boss ngebolehin Jack retired tapi harus menjalankan tugas yang terakhirnya yaitu ngebuat senjata rakitan khusus untuk seorang client wanita Belgia bernama Mathilde (Thekla Reuten) yang ternyata seorang pembunuh bayaran juga.

Untuk mengerjakan tugas terakhirnya maka Jack ditugaskan ke negara Italia, nah sampai di scene ini ceritanya mulai melambat dan agak di buat-buat yang jadinya bikin gak nyambung sama alur cerita awalnya contohnya Jack jatuh cinta pada gadis tuna susila setempat bernama Clara (Violante Placido) dan juga persahabatan dengan seorang pastor bernama Fahter Benedetto (Paolo Bonacelli).

Terus terang udah mulai males ngikutin ceritanya jadi langsung  cabut aja keluar studio hehehe sekalian deh gantung filmnya, mungkin yang sudah nonton bisa melanjutkan
.

By Unknown with No comments

Thursday, January 27, 2011

JUST FLIGHT C130 HERCULES (2010/ENG)

Release released: 2010
Genre: Simulator
Developer: JUST FLIGHT
Publisher: JUST FLIGHT
Platform: PC
Publication Type: License
Language: English
File size: 3.22 GB

Features:
-Carefully simulated aircraft parts.
-Planes, dispatcher, airports are modeled with high accuracy
-Wide range of color options

Minimum system requirements:
* Microsoft Flight Simulator 2004
* 1.7 GHz +
* 512Mb RAM
* 64Mb graphics card
* Windows 2000/XP
* 2.5Gb hard drive space
* DVD-ROM drive

Installation
Installation requires the original Flight Simulator
1. Mount an image in DAEMON Tools or Alcohol
2. Install game
3. Play


By Unknown with No comments

AVG Anti-Virus Pro 2011 10.0.1202 Build 3370 Multilingual (x86/x64) [323.65 MB]

With AVG Anti-Virus, you get hassle-free protection against today?s most sophisticated threats, online and offline. AVG Anti-Virus includes our unique LinkScanner to prevent you from accidentally visiting harmful sites. It?s faster, smarter security that won?t slow you down. AVG Antivirus is one of the most complete programs we have found to date. It includes many new options to make it one of the most effective virus scanners on the market. It is still plagued by horrible slowdowns at times. Even things so simple as just typing an IM can be stopped for several seconds for some reason. If you can get passed the occasional slowdowns of your computer, the scanning functionality of AVG Antivirus is top of the line. With the rewrite of the scanning engine, AVG includes multi-processor support.

Enjoy consistently high speed scanning performance with our NEW enhanced virus scanner.
Surf, and search with confidence, with LinkScanner checking web pages at the only time that matters - right before you click that link.
Surfing and searching the web, social networking.
LinkScanner Active Surf-Shield Ensures every web page you visit is safe - even before you go there.
LinkScanner Search-Shield Applies safety ratings to your Google, Bing/MSN and Yahoo search results.

NEW Superior Phishing Protection Checks to make sure web pages really are what they appear to be

Emailing, chatting, and downloading
Web Shield Lets you download and exchange files without risking virus infections

E-mail Scanner Keeps you safe from dangerous attachments and links in your e-mail
Whether you?re online or offline

Anti-Virus Makes sure you can?t get or spread a virus, worm, or Trojan horse
Anti-Spyware Prevents unauthorized information access by spyware and adware
Anti-Rootkit Ensures even the toughest and most sophisticated threats are kept off your PC
Game Mode Keeps you safe without interrupting your Game-play

Update Manager Makes sure you?re always protected against the latest threats - automatically
When you install AVG Anti-Virus, every one of these features is fully-functional - there?s no need to do a thing. But if you want to tweak your settings or find out more about how each component works, everything is accessible through the easy-to-use interface.

Download (Hotfile)

Mirror (Filesonic)

By Unknown with No comments

Wednesday, January 19, 2011

Airbus A330


Airbus A330 Air Canada


Pesawat Airbus A330-300 milik maskapai penerbangan Garuda Indonesia


Etihad Airways Airbus A330-200.
Airbus A330 merupakan sebuah pesawat terbang sipil komersial jarak-menengah-hingga-jauh berkapasitas besar, berbadan lebar. Pesawat ini dibuat pada waktu yang sama dengan Airbus A340 bermesin empat. Diperkirakan bahwa pesawat ini digantikan oleh Airbus A350.

Sejarah

Airbus menginginkan A330 untuk berkompetisi secara langsung dalam pasar ETOPS (Extended Twin-engine Operations), khususnya dengan Boeing 767.
Badan dan sayap A330 mirip dengan varian A340 yang lebih kecil, meskipun memiliki mesin yang berbeda. Rancangan dasar badan pesawat A330 diwariskan dari Airbus A300 dan menggunakan system terbang-dengan-kabel dan flightdeck dari Airbus A320. Kedua A330 dan A340 dirakit pada jalur perakitan akhir di Toulouse-Blagnac, Perancis.
Pada akhir Agustus 2007, jumlah A330 yang dipesan mencapai 793 unit dan 488 pesawat telah dikirim.

 

Varian

Terdapat dua varian utama A330. A330-300 diluncurkan pada 1987 dengan penerbangan perdana pada 1993. A330-200 diluncurkan pada 1995, diperkenalkan pada 1998 dan muncul dengan versi penumpang, kargo dan tanker.

 

A330-200

A330-200 dibuat untuk menyaingi Boeing 767-300ER. A330-200 mirip dengan A340-200 atau merupakan versi pendeknya A330-300. Dengan penjualan A340-200 yang kurang (hanya 28 pesawat yang dibuat), Airbus memutuskan untuk menggunakan badan pesawat A340-200 dengan sayap dan mesin A330-300. Secara signifikan memperbaiki ekonomi pesawat dan membuat model tersebut makin populer daripada varian empat mesin.
Fin vertikalnya lebih tinggi daripada A330-300 untuk mengembalikan efektivitasnya karena pendeknya badan pesawat. Varian ini memiliki kapasitas bahan bakar tambahan dan, seperti A330-300, memiliki MTOW 233 ton. Jarak dengan 253 penumpang pada konfigurasi tiga kelas adalah 12,500 km (6,750 mil nautikal).
Mesin disediakan oleh dua mesin General Electric CF6-80E, Pratt & Whitney PW4000 atau Rolls-Royce Trent 700. Semua mesin diberi nilai ETOPS-180. Pengiriman pertama, kepada ILFC/Canada 3000, pada April 1998.
A330-200 telah terjual banyak sejak peluncurannya, menyaingi Boeing 767 dengan perbandingan 23 : 9 pada 2004. Sebagai hasilnya, Boeing telah meminta Rolls Royce dan GE untuk merancang mesin yang membolehkan Boeing 787 Dreamliner lebih ekonomis 15% daripada A330-200.
A330-200 dapat disamakan dengan 767-400ER dan pada masa depan akan menyamai 787-9.

 

A330-200F

Selama kejayaan A300-600F dan A310F, Airbus memulai pemasaran turunan kargo A330-200 sektiar tahun 2000-2001, meskipun belum diluncurkan hingga saat ini. A330-200F muncul pada Pertunjukan Udara Farnborough 2006 dan menerima go-ahead pada Januari 2007. Penerbangan perdananya direncanakan pada pertengahan kedua 2009.
A330-200F merupakan sebuah pesawat kargo berukuran sedang jarak jauh yang dapat mengangkut 64 ton kargo hampir 4,000 NM (7,400 km), atau 69 ton sejauh 3,200 NM (5,930 km). Pesawat ini memiliki sebuah sistem pemuatan kargo dek-utama serbaguna baru yang dapat mengangkut kontainer beserta kasur jerami. Beberapa pemuatan dilakukan pada dek utama, untuk 23 kasur jerami Side-by-Side (SBS), pada volume tinggi, komoditas bernilai tinggi atau pemuatan Single Row (SR) 16 kasur jerami (96”x 96”x125” SR) dan/atau sembilan kontainer AMA pada pasaran kargo.
Pesawat ini menggunakan dua mesin Pratt & Whitney PW4000 atau Rolls-Royce Trent 700.
Airbus telah mengunci pemesanan 68 pesawat dari enam maskapai: Interpid Aviation Group (20), Guggenheim Aviation Partners (6), Flyington Freighters (12), Avion Aircraft Trading (8), Etihad Airways (3), MNG Airlines (2) dan ACT Airlines (2). Pengiriman dimulai pada 2009.
Pesawat kargo berbadan lebar lainnya adalah B767-300F, DC-10F, MD-11F, dan B777F.

 

A330-300

A330-300, yang melakukan penerbangan perdananya pada 1993, dibangun sebagai pengganti A300. Pesawat ini berdasar pada badan A300-600 yang dipanjangkan tetapi dengan sayap, penyeimbang dan perangkat lunak terbang-dengan-kabel baru.
A330-300 mengangkut 295 penumpang dalam konfigurasi kabin tiga-kelas (335 dalam 2 kelas dan 440 dalam kelas tunggal) dengan jarak 10,500 km (5,650 NM). Pesawat ini memiliki kapasitas kargo besar, dapat disamakan dengan Boeing 747 pertama. Beberapa maskapai melakukan penerbangan kargo tengah malam setelah penerbangan penumpang pada siang hari.
Pesawat ini menggunakan dua mesin General Electric CF6-80E, Pratt & Whitney PW4000 atau Rolls-Royce Trent 700, kesemuanya diberi nilai ETOPS-180. US Airways merupakan maskapai peluncur di Amerika Serikat dengan semibilan A330-300.
A330-300 dapat disamakan dengan Boeing 777-200

 

A330 MRTT

Versi Multi-Role Transport and Tanker (MRTT) dari A330-200 menyediakan pengisian bahan bakar terbang dan angkutan strategis. Hari ini, pesawat tersebut telah dioperasikan oleh Australia, Arab Saudi, UEA dan UK. KC-30, sebuah turunan dari A330 yang mirip dengan MRTT, menandatangani kontrak KC-X dari Angkatan Udara Amerika Serikat untuk 179 pesawat bahan bakar dan menggantikan armada KC-135nya. EADS ditempatkan bersama Northrop Grumman untuk pembelian tersebut, menyaingi KC-767.

 

Spesifikasi


Airbus A330-200 armada baru Garuda




Air Canada Airbus A330-300.
Airbus logo.jpg
A300 · A310 · A320 · A330 · A340 · A350 · A380 · A400M
Airbus A330-200 Emirates A6-EAL.jpg


Emirates A330-200
 TipePesawat sipil
 ProdusenAirbus
 Terbang perdana1992-11-02
 DiperkenalkanJanuari 1994 dengan Air Inter
 PenggunaNorthwest Airlines (31)
Emirates (29)
Qatar Airways (29)
Cathay Pacific (29)
 Jumlah produksi488 (pada September 2007)
 Harga satuanUS$139.6 hingga $145.5m (2003)
A330-200F $175M (2007)
 Acuan dasarAirbus A300
 VarianAirbus A330 MRTT
Airbus A340
Dimensi pesawat A330-200 A330-300
Panjang seluruhnya 58.8 m 63.6 m
Tinggi (hingga ekor horizontal) 17.40 m 16.85 m
Diameter badan 5.64 m
Lebar kabin maks. 5.28 m
Panjang kabin 45.0 m 50.35 m
Panjang sayap (geometris) 60.3 m
Luas sayap (referensi) 361.6 m²
Lambaian sayap (25% chord) 30 derajat
Roda dasar 22.2 m 25.6 m
Jalur roda 10.69 m
Data operasi dasar
Mesin dua CF6-80E1 atau PW4000 atau RR Trent 700
Jarak 303-320 kN
Kursi penumpang 253 (3-class) / 293 (2-class) 295 (3-class) / 335 (2-class)
Jarak (maks. penumpang) 6,749 NM (12,500 km) 5,669 NM (10,500 km)
Kecepatan Mach 0.82 (541 mph, 470 knot, 871 km/h pada ketinggian 35,000 ft)
Kecepatan maks. Mach 0.86 (568 mph, 493 knot, 913 km/h pada ketinggian 35,000 ft)
Lepas landas pada MTOW 2,220 meter/7300ft 2,500 meter
Volume bentuk (standar/opsi) 19.7 / 13.76 m³
Berat pesawat
Berat ramp maks. 230.9 (233.9 ) t
Berat lepas landas maks. 230 (233) t
Berat pendaratan maks. 180 (182) t 185 (187) t
Berat maks. tanpa bahan bakar 168 (170) t 173 (175) t
Kapasitas bahan bakas maks. 139,100 l 97,170 l
Berat kosong 119.6 t 122.2 (124.5) t
Muatan volumetrik 36.4 t 45.9 t

 

Pengiriman A330

2007 2006 2005 2004 2003 2002 2001 2000 1999 1998 1997 1996 1995 1994 1993 1992 1991
39 62 56 47 31 42 35 43 44 23 14 10 30 9 1 0 0


Insiden

(pada 2005)
  • Pembajakan: 2 dengan total 1 kematian.

By Unknown with No comments

Tuesday, January 18, 2011

Airbus A380

Airbus A380

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Airbus A380
Airbus logo.jpg
A300 · A310 · A320 · A330 · A340 · A350 · A380 · A400M
A380 Emirates A6-EDC.jpg


Airbus A380 Emirates Airlines (Oktober 2009)
 Tipe Pesawat terbang komersial
 Produsen Airbus
 Terbang perdana 27 April 2005
 Diperkenalkan 25 Oktober 2007 pada Singapore Airlines
 Status Masih di produksi
 Pengguna Singapore Airlines
Emirates
Qantas
Air France
 Tahun produksi 2004 – present
 Jumlah produksi 43 unit pada Februari 2010
 Harga satuan US$ 317,2 - 337,5 juta dolar


Airbus A380 yang diproduksi oleh Airbus S.A.S. adalah sebuah pesawat dua tingkat, dengan empat mesin yang mampu memuat 850 penumpang dalam konfigurasi satu kelas atau 555 penumpang dalam konfigurasi tiga kelas. Pesawat ini melaksanakan penerbangan perdana pada 27 April 2005 dan akan memulai penerbangan komersial pada akhir tahun 2007 setelah ditunda beberapa kali. Pesawat ini juga merupakan pesawat komersial (pesawat penumpang) terbesar yang pernah dibuat.
Saat pesawat pertama dibuat dan terbang mengangkasa ukuran pesawat terus dibuat semakin besar. Pada tahun 1950 boeing memproduksi 707 yang besar. kemudian pada tahun 1970, boeing memproduksi dan meluncurkan boeing 747 yang berukuran lebih besar lagi. Tahun 2006, pesawat raksasa A380 baru mengangkasa.
Pesawat ini mempunyai mesin empat mesin buatan Rolls-Royce Trent-900 yang mampu memberikan daya dorong 36.280 kg atau empat mesin kipas turbo Alliance Gp 7200, dengan daya dorong 37.003 kg.
Pesawat A380 versi standar memiliki 854 kursi untuk penumpang, sementara A380-900 memiliki 1000 kursi untuk penumpang. di atas pesawat ini terdapat pusat pembelanjaan,tempat bermain anak-anak, dan fasilitas-fasilitas lainya.

Airbus A380 VIP ‘Flying Palace’

Rancang bangun interior Airbus A380 berpenumpang 20 atau 60 orang berisikan peralatan lengkap kantor atau ruang tidur, kursi nyaman, cocktail bar atau ruang makan dining atau relaxing zone dengan super-size TV screen. 

 

Mesin

Tenaga disediakan dengan pilihan mesin turbofan Rolls-Royce Trent atau Engine Alliance GP7200. Rolls-Royce Trent pada awalnya menang dalam kompetisi (dipesan lebih banyak oleh para pemesan A380) namun, Engine Alliance memulihkan penjualannya dan pada sekarang ini mesinnya mendapat setengah bagian pasar.

 

Peluncuran

Airbus A380 diperlihatkan untuk pertama kalinya kepada publik pada Januari 2005. A380 melakukan penerbangan perdananya pada 27 April 2005 dari Blagnac Toulouse International Airport, Toulouse, Perancis pada 8:29 UTC dan kembali mendarat dengan selamat pada 12:22 UTC di bandara yang sama.

 

Fasilitas

Airbus dan maskapai penerbangan yang akan menggunakan A380 menekankan kemampuan pesawat ini yang meningkatkan kenyamanan penumpang seperti kabin yang lebih luas dan berbagai fasilitas lain seperti bar, toko-toko, bahkan kasino seperti yang diumumkan oleh Virgin Atlantic.
Namun, melihat pengalaman Boeing 747 yang dahulu juga menjanjikan hal serupa, kelihatannya ruang yang lebih luas ini kemungkinan tidak akan dipakai untuk hal-hal seperti itu namun hanya akan dipakai untuk meningkatkan kapasitas pesawat dan menekan pengeluaran. Walau begitu, dengan perhitungan kapasitas 555 kursi, A380 seharusnya bisa menghadirkan kabin kelas ekonomi yang lebih luas.
Bandara juga memerlukan modifikasi pada terminalnya untuk dapat mengakomodasi naik turunnya penumpang yang lebih banyak. Gate 2 tingkat juga bisa diharapkan untuk meningkatkan efisiensi.

 

Opini

Opini publik saat pertama kali disajikan Airbus A380 adalah kekaguman akan ukurannya yang sangat besar dibandingkan B747 apalagi setelah melihat bahwa A380 benar-benar memiliki 2 tingkat dari depan sampai belakang.
Walau demikian, banyak juga yang mencemaskan akan terjadi kepadatan di bandara dan fasilitas-fasilitasnya termasuk saat mengambil bagasi dimana saat penumpang semakin banyak, jumlah bagasi yang diangkut akan meningkat.

 

Spesifikasi pesawat


Interior Airbus A380 “Flying Palace”


Interior kamar tidur di kabin Airbus A380


Interior ruang makan di kabin Airbus A380
Airbus A380-800
1er vol de l' A380.jpg
Airbus A380 dalam warna Airbus
Jenis Pesawat penumpang sipil
Jumlah awak 2
Penerbangan perdana 2005
Penerbangan perdana komersial 2007
Produsen Airbus
Ukuran
Panjang 73 m
Sayap 79.8 m
Tinggi 24.1 m
Luas sayap 845 m²
Berat
Kosong 280.000 kg
Berat maksimum lepas-landas 560.000 kg
Kapasitas 555 (3-kelas)
840 (1-kelas)
Kap. bagasi 38 LD3 atau 13 palet
Tenaga
Motor Empat Rolls-Royce Trent 900 atau Engine Alliance GP7200 turbofan
Laju 271.560 lbf
Kinerja
Kecepatan laju 0.85 M (~ 902 km/jam)
Kecepatan maks. 0.96 M (~ 1020 km/jam)
Radius operasi 15.100 km
Ketinggian 13.100 m 43.000 kaki
Kecepatan naik m/min

 

Pemesanan

Saat ini, sekitar 15 maskapai penerbangan sudah memesan pesawat A380 ini dengan total 154 order. Pemesanan tertinggi dilakukan oleh Emirates sejumlah 41 buah. Maskapai lain yang juga memesan A380 ini antara lain Lufthansa, Qantas, Singapore Airlines, dan Malaysia Airlines sedangkan Garuda Indonesia memesan untuk penerbangan haji yang masih dalam tahap kesepakatan. Airbus sendiri menyatakan bisa memenuhi pesanan 4 buah per bulan.
Penerbangan komersial pertama sudah digembar-gemborkan oleh Singapore Airlines yang sudah mempromosikan bahwa mereka akan menjadi maskapai pertama yang menggunakan A380 untuk rute London dan Sydney dari Singapura yang dijadwalkan dimulai pada akhir Oktober 2007.

 

Route-Proving

Pada tahun 2006, Airbus A380 telah menjalani 18 hari tur keliling dunia (route-proving) menuju beberapa kota besar di dunia. Route-proving untuk tahun 2006 terbagi atas empat rute, yaitu:
Airbus A380 juga melakukan route-proving kedua pada tahun 2007 selama 12 hari dengan menggunakan nama Lufthansa. Route-proving untuk tahun 2007 terbagi atas tiga rute, yaitu:

 

Trivia

  • Kedatangan A380 di Hong Kong saat route-proving terlambat dua jam akibat kebocoran salah satu pipa hidrolik di Frankfurt. Di bandara Frankfurt tidak tersedia suku cadang A380 sehingga harus didatangkan dari pabriknya di Toulouse, Perancis.
  • Di MĆ¼nchen, lebih dari 23.000 orang memadati bandar udara Munich untuk melihat pesawat double-decker itu.


Konfigurasi

Airbus baru ini akan dijual dalam dua versi:
  • pesawat terbang penumpang (A380-800)
  • pesawat terbang penumpang (A380-900)
  • pesawat kargo (A380-800F) (150 ton)

 

A380-900

Pada tahun 2009 nanti, Airbus akan menambah satu tipe untuk A380 yakni A380-900. Di mana pesawat ini mampu menampung 1000 orang penumpang. Jika dibandingkan dengan A380-800 yang mampu menampung 800 orang penumpang tipe ini mampu memuat 200 orang penumpang lebih banyak. Saat ini banyak maskapai penerbangan yang memiliki armada A380 yang memesan pesawat terbang penumpang terbesar di dunia ini. Untuk mengantisipasi masalah yang besar, pihak bandara Internasional sudah memodifikasi airbridge atau garbaratanya menjadi 2 tingkat.

 

Kecelakaan

Pesawat Airbus A380 milik maskapai Qantas jurusan Singapura-Sydney (QF32) mengalami kejadian mesin no 2 yang meledak di atas kota Batam.Pesawat ini mendarat darurat di bandara Changi, Singapura. Pesawat ini membawa 433 penumpang & 26 awak. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.Menurut CEO Qantas Airways,Qantas akan memberhentikan sementara pengoprasian Airbus A380 untuk memeriksa mesin pesawat Airbus tersebut.

By Unknown with 1 comment

Airbus A320

Airbus A320 adalah jenis kelompok pesawat penumpang komersial jarak dekat sampai menengah yang diproduksi oleh Airbus.
A320 merupakan pesawat penumpang pertama dengan sebuah sistem kendali fly-by-wire digital, di mana pilot mengendalikan penerbangan melalui penggunaan sinyal elektronik dan bukan secara mekanik dengan hendel dan sistem hidrolik.
Kelompok pesawat A320 (yang termasuk A318, A319, A320, dan A321, serta pesawat jet bisnis ACJ) adalah satu-satunya kelompok pesawat berbadan sempit (narrow-body) yang diproduksi Airbus.
Pada 31 Oktober 2010, total 4453 pesawat Airbus A320 family telah dikirim, dimana 4370 masih aktif dalam penerbangan. Sebagai tambahan, masih terdapat 2292 pesawat yang masih dalam pesanan pasti. Berdasarkan informasi Airbus, pesawat ini menjadi pesawat penumpang jet komersial yang paling cepat terjualberdasarkan catatan tahun 2005 hingga 2007, dan menjadi penjualan terbaih pesawat generasi tunggal.


Latar belakang

Sebuah pesawat berbadan sempit buatan Airbus yang memiliki ukuran sama dengan Boeing 727 dapat menawarkan teknologi lebih maju, meningkatkan keekonomisan operasi dan kapasitas penumpang beragam. Teknologi digital yang dimiliki oleh A320 menjadi lompatan teknologi sebanyak dua generasi dibandingkan 727 yang masih analog dan satu generasi di depan Boeing 737 seri -300/-400/-500. A320 ditargetkan menjadi pengganti armada global dari 727 dan varian awal dari 737.

Finnair A320-200 kedua sesaat setelah lepas landas

Bersama dengan BAe (yang pada saat itu bukan merupakan bagian dari Airbus) adalah MBB, Fokker-VFW dan AĆ©rospatiale. Rancangan dari studi JET yang dikembangkan adalah JET2 (163 penumpang), yang kemudian menjadi Airbus seri S.A1/2/3, sebelum memberikan nama A320 pada saat peluncurannya tahun 1984.
Setelah penungkatan harga minyak pada dekade 1970an, Airbus berusaha mengurangi biaya bahan bakar perjalanan dari A320. Pada akhirnya, Airbus menggabungkan inovasi ternologi maju termasuk sistem kontrol penerbangan fly-by-wire, material struktur utama dari bahan komposit, kontrol pusat gravitasi dengan bahan bakar, Sistem informasi penerbangan digital, dan kokpit konfigurasi dua orang. Hasil akhirnya adalah A320 menggunakan bahan bakar 50% lebih sedikit daripada 727. Berdasarkan studi yang dilakukan oleh Stockholm Environmental Institute, A320 membakar 11,608 kilogram bahan bakar jet dalam penerbangan antara Los Angeles dan New York City, yang berkisar 77.4 kilogram per penumpang dalam sebuah A320 dengan 150 kursi.
Bernard Ziegler adalah inisiator dari pesawat ini dan secara revolusioner membuat pesawat dengan kontrol penerbangan fly-by-wire dengan tongkat pengendali samping dan kokpit digital penuh. Dia sukses menyakinkan otoritas penerbangan akan keberhasilan konsep tersebut.


Sayap belakang dari A320. Bagian dari A320 yang dibuat di beberapa negara Eropa.

 

Produksi

Airbus membutuhkan sekitar delapan bulan untuk membangun sebuah pesawat A320. Komponen dari beberapa berbagai perusahaan Airbus ditransportasikan ke tempat perakitan terakhir di Hamburg Finkenwerder untuk A318/A319/A321 dan menuju Toulouse Blagnac untuk A320. Hampir semua komponen ditransportasikan menggunakan transporter besar Airbus' A300-600ST 'Beluga'.
Airbus A320 yang dijual ke China akan dikirim antara tahun 2009 dan 2012 dan akan dirakit di Republik Rakyat China, tepatnya di Tianjin. Airbus berencana untuk memindahkan aktifitas pusat perakitan A320 Toulouse A320 menuju Hamburg untuk pesawat jarak pendek generasi berikutnya sebagai rencana organisasi kekuatan yang dimulai di bawah kepemimpinan mantan CEO Christian Streiff.

Pandangan bawah dari Iberia A320 saat lepas landas
Kecepatan produksi A320 family pada tahun 2008 adalah sedikit lebih dari 32 pesawat tiap bulan. Pada bulan Maret 2010, Airbus mengumumkan untuk meningkatkan kecepatan produksi hingga 36 tiap bulan, dan menyarankan peningkatan berikutnya sebesar 38. Pada bulan Agustus 2010, Airbus mengumumkan akan meningkatkan produksi pesawat A320, hingga mencapai 40 pesawat tiap bulan pada tahun 2012.

 

Rancangan

Airbus A320 family merupakan pesawat bersayap tunggal dengan sayap jenis low-wing dengan model ekor konvensional menggunakan sebuah ekor tunggal dan rudder. Mereka memiliki tiga set roda pendarat yang dapat dilipat dan ditenagai oleh dua mesin turbofan yang terpasang di sayap.
Dibandingkan dengan pesawat penumpang komersial lainnya yang meiliki kelas sama, A320 memiliki kabin satu lantai yang lebih lebar dengan diameter luar 155.5 inci (3,95 m), dibandingkan dengan 148 inci (3,8 m) pada Boeing 737 dan 131.6 inci (3,34 m) pada Boeing 717, dan memiliki ruang bagasi atas yang lebih besar, bersama dengan teknologi fly-by-wire. Sebagai tambahan, pesawat ini memiliki sebuah ruang kargo yang dilengkapi dengan pintu besar untuk membantu proses bongkar muat kargo yang cukup besar.
A320 memiliki sebuah ECAM (Electronic Centralised Aircraft Monitor/Monitor Pesawat Elektronik Terpusat) yang memberikan informasi kepada awak pesawat mengenai semua sistem di dalam pesawat. Dengan pengecualian versi paling awal dari A320, sebagian besar sistem dapat ditingkatkan ke dalam standard avionik paling akhir, membuat pesawat tetap berkembang meski telah beroperasi selama dua dekade.
Kokpit dilengkapi dengan Sistem Informasi Penerbangan Elektronik dengan batang pengendali samping. Pada saat pengenalan pesawat, tingkah laku dari sistem fly-by-wire (dilengkapi dengan pelindung kerusakan struktur pesawat penuh) merupakan pengalaman baru bagi banyak pilot.
Tiga pemasok menyediakan mesin turbofan untuk seri A320: CFM International dengan CFM56, International Aero Engines, menyediakan V2500 dan Pratt & Whitney memberikan mesin PW6000 yang hanya tersedia untuk varian.

 

Teknologi


Airbus A320 family adalah pesawat pertama yang mengaplikasikan sistem kokpit digital dan fly-by-wire digital dalam pesawat sipil.

Sayap kiri A319 saat mendarat. S7 Airlines, Moscow-Pavlodar.
Teknologi yang digunakan dalam A320 meliputi:
  • Sistem kontrol penerbangan fly-by-wire digital penuhdalam pesawat sipil.
  • Kokpit digital penuh, bukan sistem hibrid seperti ditemukan di pesawat A310, Boeing 757 dan Boeing 767.
  • Pesawat berbadan sempit pertama yang menggunakan material komposit untuk struktur pesawat dalam jumlah signifikan.
  • Konsep Monitoring Pesawat Elektronik Terpusat (ECAM), yang juga digunakan di semua pesawat Airbus yang diproduksi setelah A320. Sistem ini secara konstan memberikan informasi mengenai mesin pesawat, bersama juga dengan sistem kunci lain seperti kontrol penerbangan, tekanan dan hodrolik, kepada pilot melalui dua layar LCD di tengah panel pengendali. ECAM juga menyediakan peringatan otomatis terhadap kerusakan sistem dan memnperlihatkan daftar elektronik untuk membantu mengatasi kerusakan tersebut.
  • Airbus yang lebih baru Templat:When menggunakan unit LCD (liquid crystal display) dalam panel kontrol di pesawat A318, A319, A320, dan A321 daripada menggunakan layar CRT (cathode ray tube). Layar ini juga termasuk layar utama dan horizon buatan cadangan, yang sebelumnya merupakan layar analog. LCD memiliki berat lebih ringan dan menghasilkan panas lebih kecil daripada layar CRT; perubahan ini mengurangi berat pesawat sekitar 50 kilogram.
  • Pesawat A320 versi awal menggunakan Intel 80186 dan Motorola 68010, dalam komputer (CPU) keluarga Intel 80286 buatan 1988. Komputer manajemen penerbangan menggunakan enam CPU, menggunakan tiga sistem logika, dengan memori sistem 2.5MBytes.
  • Layar tampilan digital juga tersediia.
A320 family masih terus dikembangkan, dalam program A320 Enhanced dan NSR, untuk pesawat jarak pendek terbaru sebagai pengganti dalam masa depan.

 

Layanan operasional

Joint Aviation Authorities (JAA) mengeluarkan sertifikat tipe untuk A320 pada 26 Februari 1988. Setelah memasuki pasar pada Maret 1988 dengan Air France dan mantas maskapai penerbangan domestik Australia, Ansett, Airbus mengembangkan A320 family secara cepat, meluncurkan A321 185 kursi pada tahun 1989 (pengiriman pertama tahun 1994), A319 124 kursi tahun 1993 (pengiriman pertama tahun 1996), dan A318 107 kursi tahun 1999 (pengiriman pertama tahun 2003).

 

Kompetisi


Kabin Easyjet Airbus A319 dalam penerbangan. (2010).

The wing of a BMI Airbus A319-100 mendarat di Bandar Udara London Heathrow, Inggris.
A320 family dikembangkan untuk bersaing dengan Boeing 737 Classics (-300/-400/-500) dan McDonnell Douglas seri MD-80/90, dan sejak saat itu menghadapi tantangan dari Boeing 737 Next Generation (-600/-700/-800/-900) dan Boeing 717 selama dua dekade pelayanannya. Pada tahun 2010, bersama dengan Boeing 737, A320 family menghadapi kompetisi dari Embraer E-195 (terhadap A318), dan CSeries yang dikembangkan oleh Bombardier terhadap A318/A319. Airbus telah mengirimkan 4425 pesawat A320 sejak sertifikasi/pengiriman pertama pada awal 1988, dengan 2288 yang lain masih dalam pesanan (pada 30 September 2010).[22] Sebagai bandingan, Boeing telah mengirimkan 6543 737 sejak akhir tahun 1967, dengan 5037 diantaranya dikirimkan sejak Maret 1988, dengan 2127 lainnya dalam pesanan pasti (pada 30 September 2010).[23] Berdasarkan gambaran tersebut sejak 1988 ketika pesawat pertama mereka memasuki persaingan pasar, Airbus rata-rata mengirimkan 196 pesawat A320 per tahun, sedangkan rata-rata Boeing mengirimkan 223 Boeing 737 tiap tahun.

 

Varian


Air France adalah pengguna pertama dari Airbus A320
A320 telah dikembangkan menjadi keluarga pesawat yang memiliki desain yang sama namun sedikit lebih kecil (A319), jauh lebih kecil (A318), dan sedikit lebih besar (A321). Kapasitas penumpang berkisar mulai 100 hingga 220. Mereka bersaing dengan Boeing 737, 757-200, dan 717. Semuanya memiliki rating pilot yang sama. Sekarang semua varian tersedia sebagai jet korporat. US Airways adalah operator maskapai terbesar pengguna A320 family odi Amerika Utara dengan 214 pesawat pada akhir tahun 2009.[24][25]
Secara teknik, nama "A320" hanya tertuju pada pesawat ukuran menengah versi awal, namun secara tidak resmi digunakan untuk menunjukkan semua anggota A318/A319/A320/A321 family. Semua varian dapat memenuhi persyaratan sertifikat ETOPS (bahasa Inggris: Extended-range Twin-engine Operational Performance Standards/Standard Performa Operasional Jarak Tambahan Pesawat Bermesin Ganda).


Wizzair A320-200 lepas landas dari Bandar Udara London Luton.

 

A320

Seri A320 memiliki dua varian, A320-100 dan A320-200. hanya 21 A320-100 yang pernah diproduksi; pesawat ini, yeng pertama dibangun, dikirimkan hanya kepada Air Inter (sebuah maskapai yang kemudian dibeli oleh Air France) dan British Airways (sebagai hasil dari pesanan dari British Caledonian Airways yang dilakukan sesaat sebelum dibeli oleh British Airways). A320-200 dilengkapi dengan sayap wingtip dan memiliki kapasitas bahan bakar lebih besar dari A320-100 untuk peningkatan jarak tempuh; sedangkan perbedaan yang lain cukup kecil. Lima dari pesawat A320-100 terakhir, yang dioperasikan oleh British Airways, dihentikan operasinya pada akhir tahun 2007. A320-100 terakhir, yang dioperasikan oleh Air France pensiun pada tahun 2010. Jarak tempuh umum dengan kapasitas 150 penumpang untuk A320-200 adalah sekitar 2.900 mil laut (5.400 km). Pesawsat ini ditenagai oleh dua mesin CFMI CFM56-5 atau IAE V2500 dengan daya dorong sebesar 113 kN hingga 120 kN. Pesaing langs=ung dari Boeing adalah 737-800.

 

A319


Airbus A319 milik Easyjet. Airbus A320 family telah menjadi bagian dari banyak maskapai penerbangan bertarif rendah, secara langsung menggantikan Boeing 737.
A319 adalah versi yang lebih pendek dengan perubahan minimum dari A320. Dengan kapasitas bahan bakar yang mirip dengan A320-200, dan penumpang yang lebih sedikit, jarak tempuh dengan 124 penumpang dalam konfigurasi dua kelas meningkat hingga 3.600 mil laut (6.700 km), yang terjauh di kelasnya. A319 adalah salah satu varian paling populer dari A320 family. Tahun 2003 EasyJet menerima pengiriman A319 dengan ruang berjalan lebih sempit (karena EasyJet tidak memberikan makanan pada beberapa penerbangan jarak pendeknya) dan 156 kursi dalam konfigurasi kelas tunggal. Untuk menyesuiakan dengan regulasi evakuasi, tambahan pintu keluar diberikan di atas sayap. Easyjet kemudian menjadi pengguna terbesar dari A319.
Menurut The New York Times A319 diperkenalkan sebagi permintaan dari Steven Udvar-Hazy.
Dengan peningkatan harga bahan bakar secara drastis, Northwest Airlines mengganti pesawat McDonnell Douglas DC-9 yang telah beroperasi selama beberapa dekade dengan A319, karena pesawat ini 27% lebih hemat bahan bakar dibandingkan dengan DC-9.
Pesanan terbesar dilakukan easyJet sebesar 120 A319 ditambahn 120 opsi merupakan salah satu pesanan pesawat terbesar pada masa kini, hanya disaingi oleh pesanan pesaingnya Ryanair untuk pesawat Boeing 737.
Pesawat ini ditenagai dengan mesin yang sama dengan A320. Sertifikasi JAA dan masuk pelayanan, dengan Swissair, dilakukan pada April 1996.

Interior Airbus A319CJ milik Vijay Mallya.

 

A319CJ

Pesawat ini adalah versi jet korporat dari A319. Pesawat ini dilengkapi dengan tangki bahan bakar tambahan yang dapat dilepas yang dipasang di ruang kargo, dan dengan ketinggian operasi hingga 41,000 kaki (12.000 m). Jarak tempuh dengan muatan 8 penumpang dan empat tangki bahan bakar standard adalah sejauh 6.000 mil laut (11.100 km). Saat dijual kembali pesawat ini dapat diubah menjadi A319 standard dengan melepas tangki bahan bakar tambahan dan tampilan kabin korporat, sehingga meningkatkan harga jual kembali. Pesawt ini juga dikenal sebagai ACJ, atau Airbus Corporate Jet. Diproduksi oleh Airbus Executive and Private Aviation, yang merupakan bagian dari Airbus S.A.S., sebuah perusahaan EADS.
Kapasitas penumpang dapat mencapai 39 orang namun dapat diubah sesuai pesanan pelanggan. DC Aviation dan Reliance Industries merupakan beberapa penggunanya. A319CJ bersaing dengan pesawat jet korporat lainnya seperti Gulfstream V, Boeing 737-700 berbasis Boeing Business Jet (BBJ), dan Bombardier Global Express. Pesawat ini ditenagai mesin yang sama dengan A320.

Mesin CFM56-5Bs di easyJet A319

Pintu darurat Airbus A321.

Royal Jordanian Airbus A321-200

Airbus A318, dalam corak korporat Airbus di Pameran Dirgantara FIDAE 2006 di Bandar Udara Internasional Santiago.
A319CJ digunakan oleh Escadron de transport, d'entraƮnement et de calibrage yang menjadi alat transportasi bagi pemerintah Perancis dan juga oleh Flugbereitschaft dari Luftwaffe untuk transportasi pemerintah Jerman. ACJ menjadi pesawat presidensial dan pesawat resmi bagi pemerintah Armenia,[30] Azerbaijan, Brazil, Republik Ceko, Perancis, Jerman, Italia, Malaysia, Thailand, Turki, Ukraina dan Venezuela.

 

A319LR

A319LR adalah A319 standard yang dilengkapi beberapa fitur dan tambahan tangki bahan bakar seperti A319CJ. Airbus menawarkan versi tampilan maskapai standard, meskipun beberapa operator mengoperasikannya dalam kelas bisnis penuh dengan 48 kursi, secara khusus dirancang untuk kelas bismnis eksekutif dalam rute antar benua. A319LR, dibandingkan dengan A319CJ, memiliki empat tangki bahan bakar tambahan yang sama, namun dapat ditambah hingga enam. Jarak tempuh dari A319-115LR dengan empat tangki adalah Templat:Convert/LinAonDbSoff. Pesawat ini memiliki sertifikasi ETOPS selama 180 menit, yang memungkinkannya menempuh rute Atlantik dan Pasifik. Disertifikasi oleh Eropa (EASA) dan Amerika (FAA), A319LR dan ACJ adalah satu-satunya jet bisnis yang dijinkan melakukan transportasi umum di kedua sisi Atlantik.
Australian Antarctic Division menggunakan sebuah A319-115LR dengan enam tangki tambahan untuk jarak tempuh Templat:Convert/LinAonDbSoff. Pesawat ini dioperasikan dengan nama mereka oleh Skytraders untuk menyediakan jaringan antar benua dari Hobart (Tasmania) menuju Landasan Pacu Es Biru Wilkins sekitar 70 km dari stasiun penelitian mereka di Casey di benua Antartika. Setiap penerbangan dapat membawa 40 penumpang bersama dengan 6,5 ton kargo.
Lufthansa, Swiss International dan Air France menawarkan layanan kelas bisnis premium antara Eropa dan AS menggunakan A319LR yang dioperasikan oleh perusahaan Perancis Aero Services Executive dan perusahaan Swiss PrivatAir. Namun, Qatar Airways mengisi A319LR dengan tempat duduk standars berjumlah 110 kursi. Air France mengoperasikan A319LR dalam tampilan 2 kelas yang telah dikurangi kepadatannya dan diterbangkan menuju Timur Tengah dan Asia Tengah.

Kabin Kelas Ekonomi EasyJet Airbus A321.

 

A321

A321 adalah perpanjangan dari A320. Program A321 diluncurkan pada bulan November 1989 dan pesawat pengembangan pertama terbang perdana pada 11 Maret 1993. Sertifikasi Eropa diberikan pada bulan Desember tahun yang sama.
Dibandingkan dengan A320, perubahan terbesar dari A321 adalah lambung yang diperpanjang, dengan tambahan lambung depan dan belakang total sepanjang 6,93 m (22 ft 9in) (tambahan lanbung di depan sayap sepanjang 4,27 m/14 ft, tambahan di belakang sayap sepanjang 2,67 m/8 ft 9in).
Perubahan lain termasuk penguatan bagian bawah pesawat untuk mengatasi berat yang lebih besar, mesin yang lebih kuat, dan sistem bahan bakr yang lebih sederhana dan baik, serta ban yang lebih besar untuk pengereman yang lebih baik. Perubahan sedikit di bagian flap sayap dan modifikasi kontrol penerbangan yang memungkinkan karakteristik penanganan A321 mendekati karakterisitik A320. A321 memiliki dek penerbangan yang mirip dengan A319 dan A320, dan berbagi tipe rating yang sama dengan kedua pesawat di atas.
A321-100 standard memiliki penurunan jarak tempuh dibandingkan dengan A320 karena tangki bahan bakr tambahan tidak ada dalam rancangan awal untuk mengatasi penambahan berat. untuk mengatasinya Airbus meluncurkan pesawat dengan jarak tempuh lebih jauh, lebih berat yang bernama A321-200 pada tahun 1995 yang memiliki jarak tempuh penumpang penuh dalam sejauh penerbangan lintas benua Amerika Serikat. Hal ini diperoleh karena mesin dengan tenaga lebih besar (V2533-A5 atau CFM56-5B3), penguatan struktur minor, dan peningkatan kapasitas kapasitas bahan bahan bakar dengan penambahan satu, dan opsi tambahan satu lagi dengan kapasitas masing-masing 2.900 liter di bagian tengah pesawat.
A321-200 terbang perdana dari fasilitas Daimler Benz (kemudian DaimlerChrysler, sekarang Daimler AG) Aerospace pada Desember 1996.

 

A318

A318, juga dikenal sebagai "Mini-Airbus" atau "baby bus", adalah anggota terkecil dari A320 family,dan Airbus terkecil dari semua model. Pesawat ini berasal dari Program kerjasama antara AVIC dan Airbus Industrie Asia bernama AE31X. Saat pengembangan, namanya kemudian menjadi "A319M5," yang menggambarkan sejarahnya sebagai turunan langsung dari A319. "M5" menggambarkan "pengurangan lima lempengan lambung (Minus five)." Pesawat ini enam meter lebih pendek dan empat ton lebih ringan dibandingkan dengan A320. Sebagai kompensasi dari pengurangan momen lengan pesawat ini memiliki ekor vertikan lebih besar, membuatnya 80 centimeter lebih tinggi daripada varian A320 lainnya. Pilot yang dilatih pada varian lain dapat menerbangkan A318 tanpa sertifikasi tambahan, karena pesawat ini memiliki rating tipe yang sama dengan pesawat saudaranya.
A318 memiliki kapasitas penumpang 107 orang dalam konfigurasi dua kelas. Pesawat ini ditujukan untuk menggantikan model Boeing 737 awal dan Douglas DC-9, selain itu juga merupakan rival dari 737-600. Boeing juga menawarkan pesawat 717 mereka sebagai pesaing, meskipun pesawat ini umumnya cocok untuk rute regional dan tidak memiliki kapabilitas jarak yang lebih jauh seperti A318.
A318 tersedia dalam berbagai berat maksimum lepas landas (MTOW) yang berkisar dari model awal 59 ton, 2.750 km (1.500 mil laut) hingga versi 68 ton, 6.000 km (3.240 mil laut). MTOW yang lebih rendah memungkinkannya beroperasi untuk rute regional secara ekonomis yang mengorbankan jarak tempuh dan MTOW yang lebih besar memungkinkannya menjadi pengganti untuk rute yang diterbangi anggota dari A320 family lainnya. Berat yang lebih ringan dari A318 memberinya jarak tempuh operasi 10% lebih besar daripada A320, memungkinkannya mengoperasikan beberapa rute yang tidak bisa dilayani A320 seperti: London-New York, Perth-Auckland dan Singapura-Tokyo. Namun, kegunaan utamanya dalam maskapai penerbangan adalah dalam penerbangan jarak pendek dengan densitas rendah antara beberapa kota sedang.
Selama proses perancangan, A318 mengalami beberapa masalah. Yang pertama adalah adanya penurunan permintaan pesawat baru setelah terjadi Serangan 11 September 2001. Masalah lain adalah mesin Pratt & Whitney turbofan baru, yang membakar bahan bakar lebih banyak dari yang diperkirakan: pada waktu tersebut CFMI memiliki mesin yang lebih efisien dan siap di pasar, banyak pengguna A318 yang telah membelinya, termasuk Air China dan British Airways. America West Airlines, yang telah memiih mesin Pratt & Whitney, menunda pesanan A318 mereka, mempertimbangkan untuk memilih pesawat A319 atau A320. Trans World Airlines membatalkan pesanan signifikan berupa 50 A318 setelah dibeli oleh American Airlines, yang tidak mengoperasikan satupun dari pesawat A320 family (meskipun TWA juga tidak menggunakannya saat melakukan pesanan). Saat Airbus berharap untuk menjual A318 sebagai sebuah alternatif pesawat penumpang regional jet, peraturan di AS dan Eropa membuatnya tetap berada di kelas yang sama dengan saudaranya yang lebih besar dalam hal biaya pendaratan dan hal lain yang berhubungan, sehingga membuat operator regional menghindari pesawat ini.
Pesawat ini ditenagai oleh dua mesin CFM56-5 atau Pratt & Whitney PW6000 dengan daya dorong antara 96 dan 106 kN. Pengguna pertamanya adalah Frontier Airlines dan Air France yeng menerima kiriman pada tahun 2003, dengan Frontier menerima milik mereka pada bulan Juli tahun tersebut. Harga dari A318 berkisar dari $56 hingga $62 juta, dan biaya operasinya berkisar $2.500 dan $3.000 tiap jam terbang.
Saat merancang A318, Airbus memasukkan beberapa pengembangan teknologi, banyak diantaranya kemudian digunakan dalam seluruh A320 family. Beberapa juga digunakan dalam pesawat jumboA380. Pengembangan ini meliputi:


TAROM A318 mendarat di Bandar Udara Frankfurt
  • Panel LCD layar sentuh baru di stasiun pramugari di kabin, untuk memudahkan akses ke lingkungan dan kontrol komunikasi
  • Pencahayaan kabin baru berbasis lampu LED, bukan dari lampu halogen atau lampu pijar
  • Sistem pengereman cadangan elektrik, dikembangkan dari rancangan sebelumnya yang menggunakan tekanan hidraulik
  • Pengelasan dengan sinar laser saat konstruksi, untuk mengencangkan lantai penumpang ke lambungbagian bawah. Pengelasan dengan laser menghilangkan kebutuhan baut untuk mengemankan sambungan, dan juga membuat waktu pemasangan menjadi lebih cepat.
Pesanan untuk A318 berjalan lambat, namun secara signifikan lebih baik daripada pesaingnya B737-600. Telah menerima 83 pesanan (25 Juli 2009) untuk model ini dibandingkan dengan 69 untuk B737-600. Kecepatan penjualan ini dipengaruhi oleh pengaruh dari kuatnya pengaruh penjualan dari Bombardier CRJ900 dan Embraer E-Jets. Beberapa pengguna A318 adalah Air France, 18; Frontier Airlines, 10 (+ 1 pesanan); LAN Chile, 20 pesanan; dan Mexicana, 10 pesanan. Pada Oktober 2006 sebuah A318 sukses menguji kemampuan pendaratan beberapa langkah di Bandar Udara London City, yeng memungkinkan operator mengoperasikannya dalam bandara yang memiliki pembatasan kebisingan, bangunan tinggi, atau kontur permukaan yang sulit. British Airways mengoperasikan dua pesawat A318 dari Bandar Udara London City melaui perhentian pengisian bahan bakar di Shannon (hanya untuk perjalanan keluar) menuju New York JFK. Mereka beroperasi dalam konfigurasi kelas bisnis penuh 32-kursi sebagai BA001, nomor penerbangan yang sebelumnya digunakan oleh Concorde pada rute ini.

 

A318 Elite

Pada 10 November 2005 Airbus mengumumkan pembuatan A318 Elite. Airbus A318 Elite ditargetkan pada pasar jarak menengah untuk penerbangan hingga sejauh 4.000 nm (7.400 km), dengan pilihan tampilan dua kabin dengn kursi untuk 14 dan 18 penumpang, dan akan ditenagai oleh mesin CFM. Comlux Aviation menjadi pengguna pertama dengan memesan tiga pesawat A318 Elite.

 

Kargo

Sebuah program untuk mengubah pesawat A320 dan A321 menjadi pesawat kargo telah dilakukan oleh Airbus Freighter Conversion GmbH. Airframe akan diubah oleh EADS EFW di Dresden, Jerman, dan Zhukovsky, Rusia. Pengguna pertamanya, AerCap menandatangani kontrak pasti pada 16 Juli 2008 untuk mengubah 30 Peaswat penumpang AerCap A320/A321 menjadi A320/A321P2F (penumpang menjadi kargo). Pada 7 Februari 2009, Airbus mengumumkan bahwa definisi teknik untuk versi P2F telah dibekukan, dan mengubah jadwal pelayanannya hingga tahun 2012. Juga mengumumkan bahwa detail teknik, termasuk kapasitas kargo sebesar 21–28 metrik ton (tergantung varian), tambahan pintu kergo samping sepanjang 3,1 meter dan konfirmasi bahwa konversi tersebut memenuhi persyaratan ETOPS, yang memungkinkan A320/A321P2F memiliki jarak jangkau lebih jauh daripada pesawat kargo lain yang berukuran sama.Pada Oktober 2010, Airbus memperkirakan pesawat ini akan disertifikasi pada akhir tahun 2012.

 

A320 Enhanced


kabin kelas ekonomi Virgin America Airbus A320 Enhanced dengan pencahayaan LED(2007).

Kabin kelas ekonomi Airbus A320 Enhanced Afriqiyah Airways dengan pencahayaan konvensional.
A320 Enhanced (atau A320E) iadalah nama yang digunakan untuk beberapa seri pengembangan dari seri A320. Pengembangan meliputi peningkatan mesin, penambahan aerodinamika, yang dilakukan dengan menambahkan wingtip melengkung besar, pengurangan berat dan kabin baru.

 

Penggantian mesin A320

Airbus sedang mengerjakan program penggantian mesin untuk A320 yang dikenal sebagai New Engine Option (NEO/Opsi mesin baru). Pilihan untuk mesin baru termasun CFM International LEAP-X dan Pratt & Whitney PW1400G/PW1500G. Mesin baru akan membakar bahan bakar 16% lebih sedikit: keuntungan aktual dalam pemasangan di A320 akan sedikit lebih kecil, karena terjadi kehilangan 1-2% pada pemasangan pada pesawat lama. CEO Airbus menyatakan kepuasannya terhadap proyeksi pengurangan biaya perawatan 20% untuk mesin Pratt & Whitney PW1000G, dibandingkan dengan mesin sekarang.

 

Winglet Baru

Tahun 2006, Airbus menguji tiga jenis winglet, yang direncanakan untuk mengatasi hambatan sayap dan vorteks wingtip lebih efektif dibandingkan wingtip sebelumnya. Tipe rancangan pertama yang akan diuji dikembangkan oleh Airbus dan berbasis dari pekerjaan yang diselesaikan oleh Program AWIATOR. Jenis winglet kedua menggunakan rancangan yang lebih halus dan dibuat oleh Winglet Technology LLC, sebuah perusahaan yang berbasis di Wichita, Kansas bersama dengan jenis ketiga.
Dua pesawat digunakan dalam kampanye evaluasi tes penerbangan, prototip A320 F-WWBA yang digunakan Airbus sebagai pesawat uji coba dan pesawat baru F-WWDL yang kemudian dikirim kepada JetBlue Airways dengan nomor registrasi N636JB, yang dipasangi kedua jenis iwinglet tersebut.
Meskipun diperoleh peningkatan efisiensi dan pengembangan, Airbus mengumumkan bahwa winglet baru ini tidak akan ditawarkan kepada pengguna, dan menyatakan bahwa berat yang dihasilkan dari modifikasi akan menghilangkan semua keuntungan aerodinamika.
Pada 17 Desember 2008, Airbus mengumumkan akan memulai pengujian penerbangan terhadap sebuah winglet halus yang sudah ada yang dirancang oleh Aviation Partners sebagai bagian dari program modernisasi A320. Pesawat yang digunakan untuk program tes tersebut adalah MSN001 (F-WWBA), prototip airframe asli A320, yang ditenagai oleh mesin CFM56.
Pada 15 November 2009, Airbus mengumumkan bahwa akan menambah winglet pada desainnya sendiri, yang dinamai 'Sharklets', untuk pesawat A320 buatan tahun 2012 untuk Air New Zealand. Winglet Airbus ini mengurangi konsumsi bahan bakar hingga 3,5 persen dan meningkatkan daya muat 500 kg atau jarak tempuh 100 mil laut (190 km) dibandingkan sebelumnya. Hal ini mengacu pada pengurangan emisi CO2 tahunan pesawat hingga 700 ton tiap pesawat. 'Sharklets' akan dibangun dan didistribusikan oleh Korean Air Aerospace.

 

 Kabin baru


Kabin kelas pertama Airbus A320 Enhanced Virgin America
Kabin ini telah dipasang kepada lebih dari 600 pesawat (Maret 2009) sejak tahun 2007. Airbus menyatakan bahwa rancangan ini memberikan ruang barang lebih baik dan kabin yang lebih tenang, yang dikemas dalam tampilan yang lebih modern. Sebagat tambahan, efisiensi kabin meningkat dengan konsep kereta dorong baru, pengurangan berat, peningkatan ergonomisitas dan kebersihan makanan serta perlengkapan daur ulang. Pencahayaan LED juga tersedia sebagai opsi. Setiap saat LED digunakan untuk Unit Layanan Penumpang (PSU) dan penumpang dapat memperoleh informasi dari layar sentuh.
Pesawat seri A320 yang lebih tua dapat diperbarui.

 

Pesawat pengganti

Airbus sedang mempelajari sebuah pengganti masa depan bagi seri A320, secara tentativ dinamai NSR, untuk "New Short-Range aircraft/Pesawat Jarak Pendek Baru". Nama pesawat yang yang akan menggantikan A320 akan diberi nama A30X. Presiden Airbus North America Barry Eccleston menyatakan bahwa paling awal pesawat ini akan tersedia pada tahun 2017. Pada Januari 2010, John Leahy, Chief Operating Officer Customers Airbus, menyatakan bahwa pesawat dengan nama baru tersebut tidak akan dibangun sebelum tahun 2024/2025.

 

Spesifikasi

Airbus A320 family.

A318-100 A319-100 / A319LR /A319CJ A320-200 A321-200
Awak kokpit dua
Kapasitas tempat duduk 132 (1-kelas, maksimum)
117 (1-kelas, umum)
107 (2-kelas, umum)
156 (1-kelas, maksimum)
134 (1-kelas, umum)
124 (2-kelas, umum)
180 (1-kelas, maksimum)
164 (1-kelas, umum)
150 (2-kelas, umum)
220 (1-kelas, maksimum)
199 (1-kelas, umum)
185 (2-kelas, umum)
Kapasitas kargo 21,21 m3 (749 cu ft) 27,62 m3 (975 cu ft)
4× LD3-46
37,41 m3 (1.321 cu ft)
7× LD3-46
51,73 m3 (1.827 cu ft)
10× LD3-46
Panjang 31.44 m (103 ft 2 in) 33.84 m (111 ft 0 in) 37.57 m (123 ft 3 in) 44.51 m (146 ft 0 in)
Bentang sayap 34.10 m (111 ft 11 in)
Luas sayap 122.6  (1.320 ft²)
Sudut sayap 25 degrees
Tinggi ekor 12.56 m (41 ft 2 in) 11.76 m (38 ft 7 in)
Lebar kabin 3.70 m (12 ft 2 in)
Lebar lambung 3.95 m (13 ft 0 in)
Berat kosong operasi 39,500 kg (87.000 lb) 40,800 kg (90.000 lb) 42,600 kg (94.000 lb) 48,500 kg (107.000 lb)
Breat maksimum tanpa bahan bakar (MZFW) 54,500 kg (120.000 lb) 58,500 kg (129.000 lb) 62,500 kg (138.000 lb) 73,800 kg (163.000 lb)
Berat maksimum lepas landas (MTOW) 68,000 kg (150.000 lb) 75,500 kg (166.000 lb) 78,000 kg (170.000 lb) 93,500 kg (206.000 lb)
Kecepatan jelajah Mach 0.78 (828 km/jam/511 mph pada 11.000 m/36.000 ft)
Kecepatan maksimum Mach 0.82 (871 km/jam/537 mph pada 11.000 m/36.000 ft)
Jarak jangkau maksimal, kapasitas penuh 3.100 mil laut (5.700 km; 3.600 mil) 3.600 mil laut (6.700 km; 4.100 mi)
LR: 5.600 mil laut (10.400 km; 6.400 mi)
CJ: 6.500 mil laut (12.000 km; 7.500 mi)
3.200 mil laut (5.900 km; 3.700 mi) 3.000 mil laut (5.600 km; 3.500 mi)
Lepas landas saat MTOW (permukaan laut, standard) 1,355 m (4.450 kaki) 1,950 m (6.400 kaki) 2,090 m (6.900 kaki) 2,180 m (7.200 kaki)
Kapasitas bahan bakar maksimum 24.210 L (5.330 imp gal; 6.400 US gal) 24.210 L (5.330 imp gal; 6.400 US gal) standard
30.190 L (6.640 imp gal; 7.980 US gal) opsi
24.050 L (5.290 imp gal; 6.350 US gal) standard
30.030 L (6.610 imp gal; 7.930 US gal) opsi
Ketinggian 12,000 m (39.000 kaki)
Mesin (×2) Pratt & Whitney PW6000 series atau
CFM International CFM56-5 series
IAE V2500 series atau
CFM International CFM56-5 series
Daya dorong (×2) 96–106 kN (22.000–24.000 lbf) 98–120 kN (22.000–27.000 lbf) 111–120 kN (25.000–27.000 lbf) 133–147 kN (30.000–33.000 lbf)
Sumber: Wikipedia dan Appendiks teknis Airbus A320 family.

By Unknown with No comments